
Panduan Publikasi di Jurnal Internasional bagi Pemula adalah langkah penting bagi akademisi dan peneliti untuk mendapatkan pengakuan global.
Namun, banyak pemula menghadapi tantangan dalam memilih jurnal yang tepat, menulis artikel berkualitas, dan memahami proses review.
Artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah agar Anda bisa sukses menerbitkan artikel di jurnal internasional.
✅ Gunakan Scopus Journal Finder atau Web of Science untuk mencari jurnal bereputasi.
✅ Pastikan jurnal memiliki scope yang sesuai dengan bidang penelitian Anda.
✅ Hindari jurnal predator yang menawarkan publikasi cepat tanpa review ketat.
✅ Jurnal internasional memiliki standar format ketat, biasanya terdiri dari:
✅ Gunakan bahasa Inggris akademik yang jelas dan profesional.
✅ Jika perlu, gunakan layanan proofreading atau editing bahasa seperti Grammarly atau jasa profesional.
✅ Cek artikel dengan Turnitin atau iThenticate sebelum mengirim ke jurnal.
✅ Hindari self-plagiarism, yaitu menerbitkan ulang penelitian yang sama tanpa perubahan signifikan.
✅ Kirim artikel melalui sistem submission online, seperti ScholarOne atau Elsevier Editorial Manager.
✅ Artikel akan masuk ke tahap peer-review, di mana ahli di bidang tersebut akan memberikan masukan dan rekomendasi.
✅ Setelah mendapatkan komentar reviewer, lakukan revisi dengan jelas dan berikan Response to Reviewers yang baik.
✅ Jika artikel ditolak, baca alasan reviewer dan perbaiki artikel sebelum mengirim ke jurnal lain.
✅ Jika diminta revisi, lakukan dengan serius dan pastikan perbaikan sesuai masukan reviewer.
Publikasi di jurnal internasional membutuhkan strategi yang matang, pemilihan jurnal yang tepat, serta artikel yang berkualitas.
Dengan ketekunan dan strategi yang tepat, publikasi di jurnal internasional bukan hal yang mustahil!
Gunakan Scopus Journal Finder atau Web of Science, dan pastikan jurnal memiliki peer-review ketat.
Rata-rata 6 bulan hingga 1 tahun, tergantung dari proses review dan revisi.
Tidak. Ada jurnal Open Access (OA) yang memerlukan biaya publikasi, tetapi banyak juga jurnal yang tidak berbayar.
Gunakan masukan reviewer untuk memperbaiki artikel dan coba kirim ke jurnal lain yang sesuai.
Ya, sebagian besar jurnal internasional menggunakan bahasa Inggris akademik agar lebih luas cakupannya.